Monday, May 10, 2010

MANOVA

Langkah - Langkah Pengujian

One Way MANOVA

1. Menghitung SST (Treatment)



2. Menghitung SSs(DT) (error)



3. Mencari TSS(Total)

SST + SSE

4. Mencari Wilks Lambda

det(SSs(DT))/det (SST)

Mencari F Hitung

- df effect = (treatment - 1)
- df error = (treatment(n-1))

- P = Jumlah DV
- S = MIN(P, df effect)
- Y =
1/s
- df1 = P*df effect
- df2 = s
-
- Fhitung(df1, df2)
- Ftabel(df1, df2)
- Menarik kesimpulan


Two Way MANOVA


1. Mencari nilai SST (Treatment)



2. Mencari nilai SSD (Block)



3. Mencari nilai SSDT (Interaksi)


4. Mencari SSS(DT) (Error)



5. Mencari TTS(Total)



F Hitung ? (to be continued...)

Manova vs Anova

Manova

- Adanya lebih dari satu variabel dependent yang dianalisis secara bersama-sama.
- Model MANOVA : Y1 + Y2 +…+ Yn = X1 + X2 +...+ Xn
- Menguji perbedaan mean di antara kelompok-kelompok kombinasi dependent variabel numerik.
- One-Way MANOVA : >1 DV numerik dengan 1 IV kategorikal
- Two-Way MANOVA : >1 DV numerik dengan >1 IV kategorikal

Anova

- Hanya ada satu variabel dependent yang dianalisis
- Model ANOVA :Y1 = X1 + X2 + ... + Xn
- Menguji perbedaan mean pada variabel dependen untuk beberapa variabel independen.
- One-Way ANOVA : 1 DV numerik dengan 1 IV Kategorikal
- Two-Way ANOVA : 1 DV numerik dengan >1 IV Kategorikal

Saturday, April 24, 2010

K-Means with Matlab

- Kmeans (X , k)

Merupakan partisi titik pada data n-by-p dari matriks X ke dalam kelompok k. Partisi ini meminimalkan jumlah iterasi, pada semua cluster. Baris X sesuain dengan poin, kolom seduai dengan variable. Kmeans memiliki returns berupa vector yang berisi indeks cluster masing-masing titik. Secara default, kmeans menggunakan kuadrat jarak Euclidean.

- Subplot

Merupakan pembagian petak angka ke dalam panel persegi panjang yang diberi nomor baris yang sesuai, dimana setiap panel berisi sumbu objek. Plot berikutnya merupakan output pada pane saat ini.

- Silhouette(X , clust)

Merupakan siluet dari plot cluster untuk data n-by-p pada matrix X , dengan cluster ditentukan oleh clust nya. Baris X sesuai dengan poin, kolom sesuai dengan koordinat. Clust bisa menjadi variable kategori, vector numeric, karakter matriks, atau array yang berisi string nama cluster untuk tiap titik.

- Distance

Merupakan pengukuran jarak dalam ruang p-dimensi. Dalam contoh ini, pengukuran jarak yang digunakan adalah sqEuclidean yaitu pengukuran k uadrat jarak Euclidean pada setiap centroid mean titik di cluster itu.

- Replicates

Merupakan berapa kali pengulangan pada clustering, masing-masing dengan 1 set posisi awal centroid cluster yang baru. K-means memberikan returns berupa nilai sumd yang terendah.

Langkah-langkah :

- load fisheriris

Membagi menjadi 2 cluster

- idx2 = kmeans(meas,2,'dist','sqEuclidean','display','final','replicates',5)

- subplot(2,3,1)

- [silh2,h]=silhouette(meas,idx2,'sqEuclidean')

- mean(silh2)

Membagi menjadi 3 cluster

- idx3 = kmeans(meas,3,'dist','sqEuclidean','display','final','replicates',5)

- subplot(2,3,2)

- [silh3,h]=silhouette(meas,idx3,'sqEuclidean')

- mean(silh3)

Membagi menjadi 4 cluster

- idx4 = kmeans(meas,4,'dist','sqEuclidean','display','final','replicates',5)

- subplot(2,3,3)

- [silh4,h]=silhouette(meas,idx4,'sqEuclidean')

- mean(silh4)

Kesimpulan :

Dari hasil ketiga grafik dan perhitungan mean tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa, pembagian cluster yang terbaik yaitu dimana hasil siluet nya tidak terlalu negatif dan memiliki mean yang tertinggi.